Minggu, 05 Mei 2013

Harmoni



MAKNA HARMONI


BAGIAN KETIGA
Kamirah

Di bagian kesatu dan kedua telah diuraikan tentang cinta dan  kerja. Cinta itu seperti arus dalam aliran listrik. Tidak berbentuk, tapi dayanya terasa. Lampu pun menyala karena aliran arus listrik itu. Sementara itu kerja adalah bukti cinta. Dua hal ini, cinta dan kerja, seperti dua sisi mata uang. Cinta tanpa kerja: bohong. Kerja tanpa cinta: ompong. Maka, buktikan cintamu dengan bekerja. Buat gelegar kerjamu dengan cinta. Harmoni adalah semacam guidance. Rambu-rambu. Karena segalanya, harus penuhi kriteria: pertengahan. Pertengahan inilah yang dimaksud dengan harmoni. Tidak berlebih-lebihan. Maka, cinta yang menyejarah adalah cinta pertengahan. Sesuai dosis, sesuai tujuan. Seberapa besar seharusnya kita mencintai Allah, RasulNya, kaum mukminin juga umat manusia seluruhnya.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang harmoni, berikut kutipan kajian tentang cinta pertengahan Abi Fahmi:

Harmoni menurut makna denotatif adalah kesatuan, keteraturan dan tidak adanya friksi yang dihasilkan oleh artikulasi dan inter relasi antar bagian-bagian yang berbeda dari keseluruhan yang kompleks. Dalam dunia musik harmoni bisa dimaknai sebagai kesatupaduan dengan alam (uniformity in nature) karena menghasilkan efek yang indah baik karena tercapainya keteraturan, perpaduan atau aransmen nada. Harmoni kehidupan berarti keseimbangan yang baik dari semua daya jiwa manusia.

Harmoni adalah percampuran suara antara dua bunyi  atau lebih yang terus menerus sehingga menghasilkan efek yang diinginkan. Harmoni berarti pula kesepakatan personal atau keinginan baik (goodwill), atau tiadanya perasaan yang menyakitkan atau friksi. Harmoni bisa pula berarti kesepakatan yang menimbulkan implikasi yang lebih positif sehingga menghasilkan perdamaian.

Namun, makna harmoni tidak hanya terbatas pada apa yang sudah disebutkan di atas. Little Oxford Thesaurus menyebutkan harmoni adalah kesepakatan, dapat bersepakat atau berdampingan dengan baik, kesepakatan yang sempurna, kesatuan atau persatuan.

Harmoni juga berarti kesiagaan mental atau emosional, kedekatan hubungan, kedekatan dalam kebersamaan, konsistensi, dan menuju arah yang sama dan selalu berada para jarak yang sama (searah dan selalu pada jarak yang sama).

Sedangkan dari Mirriam-Webster Dictionary harmoni diartikan menyatukan kelompok-kelompok dalam masyarakat (integrasi), kemampuan mengekspresikan pikiran orang lain secara jelas (artikulasi) atau bersinonim pula dengan keindahan rupa atau gerakan, hal yang penting atau serius, dan integritas.

Jadi hakikatnya harmoni adalah tiadanya friksi dalam perbedaan, munculnya persatuan dalam perbedaan, dan hadirnya keinginan yang baik (goodwill). Ia adalah kesepakatan bersama, hidup berdampingan secara damai, kesatuan dan persatuan. Inilah hakikat dari kebinekaan bangsa kita.

Harmoni bermakna pula kesiapsiagaan mental dan emosional menuju arah dan tujuan yang sama dalam kesetaraan. Ia adalah kemampuan mengekspresikan apa yang dipikirkan orang lain (artikulasi). Harmoni adalah keindahan dan merupakan sesuatu yang penting dan serius dalam hidup kita. Harmoni adalah integritas. Jadi menjaga integritas diri adalah harmoni, ia adalah kehormatan dan harga diri (izzah). Dan, itulah harmoni.

Tainan, Taiwan 17 April 2013

Abi Fahmi Azizi
@abifahmiazizi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar