Senin, 29 April 2013

Skenario Politik Kenaikan BBM

Dibalik Rencana Kenaikan Harga BBM (Ada) Skenario Politik


Bahan Bakar Minyak atau BBM di pemerintahan SBY periode kedua (2009-2014) terus saja dimainkan sebagai isu untuk mengalihkan isu-isu politik,hukum yang mengancam kekuasaan. Semua orang terperangah ketika akan ada penerapan 2 harga BBM di SPBU ; Rakyat yang tingkat pendidikan politik,sosialnya cukup tinggi pasti tahu,bahwa yang duduk di Pemerintahan atau BUMN sekelas Pertamina itu bukan orang atau pejabat bodoh. Mereka pasti juga sudah tahu bahwa bila sistem 2 harga BBM diterapkan akan menimbulkan disparitas harga dan kekacauan karena akan meningkatkan “kreatifitas” maling dari para pengendara angkutan umum,sepeda motor untuk mengambil keuntungan. Tetapi kenapa isu itu sengaja dilemparkan ke media?

Itulah hebatnya SBY dalam mengelola era reformasi,selalu menjadikan media sebagai alat untuk mengalihkan pikiran rakyat agar tidak fokus kepada isu yang sedang dipikirkannya atau sedang mengancam kekuasaannya. Terlihat setelah sebagian besar rakyat mulai mencemooh dan mengeluarkan pendapat bahwa lebih baik naik harga daripada sistem 2 harga,maka Menteri ESDM Jero Wacik yang juga salah satu Pengurus Partai Demokrat mengatakan,bahwa pemerintah bermaksud akan menaikkan harga BBM dan kemudian memberikan subsidi kepada rakyat miskin dalam bentuk antara lain “Bantuan Langsung Tunai” (BLT)

Politik memainkan BLT sangat sukses ketika SBY mau maju ke Pilpres 2009. Politik bagi-bagi duit Rp.300ribu per bulan ke “rakyat miskin” waktu itu telah mendongkrak popularitas SBY dan Partai Demokrat. Nah,karena popularitas SBY dan Partai Demokrat sedang hancur,maka sekarang ini mereka mau menggunakan uang negara untuk memainkan politik BLT itu kembali menjelang Piplres 2014 dan Pemilu 2014. Tetapi untuk menuju kesana,maka “sandiwara” mengosongkan BBM pun dibuat sedemikian rupa sampai dimunculkan penerapan sistem 2 harga BBM. Tentunya reaksi rakyat yang kesal atas kekosongan BBM di beberapa daerah memunculkan kembali wacana “lebih baik naik harga dan ada BBM daripada kosong terus” ; Politik “kuno” itu dikelola dengan baik oleh Menteri ESDM dan Pemerintahan SBY hingga sekarang.

Reaksi penolakan kenaikan BBM pun .....................................

lebih lanjut baca di: http://politik.kompasiana.com/2013/04/30/dibalik-rencana-kenaikan-harga-bbm-ada-skenario-politik-555966.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar