KIAT MENJAGA KESTABILAN IMAN
Oleh: Kamirah
Futur adalah kondisi mental dan iman
kita yang sering kita alami, yakni ketika kondisi iman kita sedang berposisi di
bawah. Akibatnya adalah kita senantiasa malas untuk melakukan ibadah. Otak kita
sadar kalau hal itu berbahaya untuk masa depan dan masa kini iman kita. Namun
karena kondisi lingkungan dan suasana zaman dapat menurunkan kondisi dan
derajat iman kita. Untuk itu, ini ada resep agar iman kita tetap terjaga dalam
kondisi puncak, dan Insya Allah sulit untuk menuju futur.
Ingat pesan Rasulullah bersabda:
"Barang dagangan Allah itu mahal. Ketahuilah, barang dagangan Allah itu
adalah surga".
Untuk
menebus barang dagangan itu, hanyalah kita kerja keras, keras, dan keras.
Itulah komitmen hati, mental dan fisik kita untuk selalu menjaga kondisi iman
kita.
Cara menjaga iman adalah:
- Perbanyak tilawatul Qur’an, kaji maknanya, dan men-tadabbur al Qur’an,
- Perbanyak puasa sunnah, puasa Senin-Kamis, puasa Daud, puasa yaumul bid, dan puasa-puasa sunnah yang lain.
- Perbanyak dan lakukan secara rutin shalat-shalat sunnah: seperti shalat tahajjud/ qiyamul lail (utamakan), shalat dhuha, shalat sunnah rawatib, dan lain-lain. Ini harus jadi komitmen untuk senantiasa dijalankan.
- Bergaul dengan orang-orang shalih, sehingga teman-teman kita akan senantiasa memotivasi untuk selalu beribadah.
- Selalu mengingat mati yang datang kapan saja, dimana saja, ingat siksa kubur, dan peristiwa-peristiwa nanti di akhirat lainnya.
- Upayakan hati dan anggota badan kita yang lain senantiasa ber-dzikir kepada Allah di setiap saat dan kapan saja.
Mungkin ada yang mengatakan: ini juga sulit, berat melakukannya. Tetapi langkah
itu harus dan harus diupayakan.
Hanya ada jawaban: "Allahumma
paksakan". Untuk membiasakan sesuatu kadang-kadang memang harus
dipaksa dulu.
Selamat berjihad.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar