Kamis, 19 September 2013

Menjaga Iman



KIAT MENJAGA KESTABILAN IMAN
Oleh: Kamirah

Futur adalah kondisi mental dan iman kita yang sering kita alami, yakni ketika kondisi iman kita sedang berposisi di bawah. Akibatnya adalah kita senantiasa malas untuk melakukan ibadah. Otak kita sadar kalau hal itu berbahaya untuk masa depan dan masa kini iman kita. Namun karena kondisi lingkungan dan suasana zaman dapat menurunkan kondisi dan derajat iman kita. Untuk itu, ini ada resep agar iman kita tetap terjaga dalam kondisi puncak, dan Insya Allah sulit untuk menuju futur.
Ingat pesan Rasulullah bersabda: "Barang dagangan Allah itu mahal. Ketahuilah, barang dagangan Allah itu adalah surga".
Untuk menebus barang dagangan itu, hanyalah kita kerja keras, keras, dan keras. Itulah komitmen hati, mental dan fisik kita untuk selalu menjaga kondisi iman kita.
Cara menjaga iman adalah:

  1. Perbanyak tilawatul Qur’an, kaji maknanya, dan men-tadabbur al Qur’an,
  2. Perbanyak puasa sunnah, puasa Senin-Kamis, puasa Daud, puasa yaumul bid, dan puasa-puasa sunnah yang lain.
  3. Perbanyak dan lakukan secara rutin shalat-shalat sunnah: seperti shalat tahajjud/ qiyamul lail (utamakan), shalat dhuha, shalat sunnah rawatib, dan lain-lain. Ini harus jadi komitmen untuk senantiasa dijalankan.
  4. Bergaul dengan orang-orang shalih, sehingga teman-teman kita akan senantiasa memotivasi untuk selalu beribadah.
  5.  Selalu mengingat mati yang datang kapan saja, dimana saja, ingat siksa kubur, dan peristiwa-peristiwa nanti di akhirat lainnya.
  6. Upayakan hati dan anggota badan kita yang lain senantiasa ber-dzikir kepada Allah di setiap saat dan kapan saja.

Mungkin ada yang mengatakan: ini juga sulit, berat melakukannya. Tetapi langkah itu harus dan harus diupayakan.
Hanya ada jawaban: "Allahumma paksakan". Untuk membiasakan sesuatu kadang-kadang memang harus dipaksa dulu.
Selamat berjihad.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar